1. Trend Online Journalism dan perkembangannya
Memasuki abad 21 media cetak (Koran dan majalah) tihanya mengandalkan edisi saja, namun bentuk fisik media cetak itu harus dapat membuat berita teraktualnya agar dapat dibaca oleh khalayak, selain itu dituntut untuk memberikan sajian informasi online yang seketika, dengan hitungan menit peristiwa tersebut sudah dapat diketahui oleh masyarakat, kecepatanlah yang menjadi sesuatu yang sangat penting dalam jurnalistik. Penulisan berita yang benar ialah, didalamnya mengandung makna kebaruan. Surat kabar dan majalah yang dengan sendirinya berkompetisi dalam menyampaikan sesuatu yang dianggap baru tersebut, karenanya kehidupan dunia jurnalistik mengalami percepatan yang luar biasa, yang pada akhirnya mengubah pola pekerjaan para jurnalistik seiring dengan kemajuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, khususnya internet.
Sejak bertahun-tahun yang lalu, cara kerja wartawan memang selalu menggunakan teknologi, hanya saja jenis dan bentuk teknologinya saja yang berubah dari waktu ke waktu. Setelah perkembangan jaman yang menyebabkan teknologi kian berkembang, cara kerja wartawan jauh lebih mudah. Beberapa tahun yang lalu perkembangan internet hanya dapat menggunakan telepon tetapi sekarang dengan teknologi wireless internet, para wartawan dapat mengakses internet kapan dan dimana saja selama masih ada jaringan wireless disana. Kehidupan para wartawan juga tak terlepas dari sebauh barang yang disebut backpack journalism , sehingga para wartawan mampu melaporkan isu-isu atau peristiwa yang sedang berlangsung menggunakan berbagai alat canggih yang harus dibawanya.
http://shafizanjohari.blogspot.com/2007_…
http://72.14.235.104/search?q=cache:vCoR…
Kaitannya dengan persaingan bisnin media online dan media cetak
Perkembangan online journalism saat ini memang cukup mengancam keberadaan media cetak, perkembangan jurbalistik yang cepat, canggih, dan mampu mencakup segala hal serta kecepatan berita yang baik membuat media cetak sedikit tertinggal dari segi kecepatan isi dan juga grafis. Namun di Indonesia perkembangan online journalism tidak selalu membawa dampak buruk bagi industri media cetak, karena masyarakat indonesia sebagian besar tetap setia dengan koran karena lebih mudah di dapat, harga lebih terjangkau, ditambah dengan perkembangan teknologi yang belum begitu merata di indonesia sehingga tidak semua orang dapat mengakses berita melalui online journalism. Sehingga media cetak tetap bertahan di Indonesia
Namun lain halnya di Inggris, kemunculan media online sempat merenggut keberadaan media cetajk. Krisis media cetak melanda inggris untuk pertama kalinya dalam 33 tahun di tahun 2007. oplah harian The Sun inggris mengalami penurunan oplah yang jukup drastis yaitu hanya 3 juta eksemplar tiap harinya. Ini dikarenakan perekembangan teknologi yang cukup pesat di inggris.
http://www.detiknews.com/index.php/detik…
Kaitan online journalism dengan Citizen journalism
Berkembangnya online journalism tentu mengembangkan juga dunia jurnalistik secara lebih luas. Sehingga pada akhirnya munculah istilah Citizen journalism atau biasa disebut dengan pewarta warga. Citizen journalism merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam peranan sebagai wartawan, sebagai contoh, masyarakat umum bisa ikut aktif dalam proses pencarian, pengumpulan, penyampaian dan analisis fakta atau informasi. Informasi tersebut bisa langsung di post melalui online journalism di situs-situs yang menerima berita dan informasi dari masyarakat umum atau mungkin kita bisa mendengar istilah Blog, ini adalah bagian dari pewarta warga. Sehingga setiap orang yang membuka situs tersebut dapat membaca isi berita yang di post oleh masyarakat umum dan bukan hanya wartawan dari situs itu sendiri. Contoh situs yang mengembangkan citizen journalism ini adalah detik.com. online journalism ini sangat berkembang pesat dengan menyajikan berbagai berita yang bervariatif dan up to date dari berbagai kalangan masyarakat yang tergabung dalam blog situs tersebut. Ini perkembangan yang cukup baik dimana setiap masyarakat dapat menyalurkan potensinya dalam bidang jurnalistik dan mendapatkan reward yang baik dari masyarakat lainnya dengan cara membaca dan mengkomentari isi blog tersebut.
Sealin itu, citizen journalism tidak hanya bisa di post di online journalism saja, tapi di media massa lain juga sudah menerapkan pewarta warga ini lebih dulu. Pada tahun 1988 di Amerika Serikat pada saat pemilihan umum adalah saat dimana pewarta warga mulai muncul. Para jurnalis yang adalah bagian dari masyarat umum dan sipil ini menyatakan penolakan mereka atas berita yang di terbitkan di media cetak yaitu dengan cara menuliskannya di media cetak yang lain. Dari sinilah partisipasi masyarakat dalam dunia kewartawanan itu mulai muncul hingga akhirnya berkembang sampai sekarang. http://en.wikipedia.org/wiki/Citizen_jou…
2. Pengertian singkat pageviews, hits, dan uniqe visiter
Pageviews atau Page impression adalah pemintaan untuk membuka halaman dari site internet. Disemua penjuru dunia kalau kita mau akses informasi atau membuka halaman dari website tertentu maka kita harus mengklik link dari html nya untuk menjawab semua kebutuhan kita akan informasi itu. http://en.wikipedia.org/wiki/Page_view
Pageviews berbeda dengan Hits, Hits itu adalah banyaknya data yang keluar sesuai dengan kondisi atau permintaan yang kita akses. Contoh, saat kita membuka google, lalu kita memasukan keyword ‘surat kabar’ lalu keluar sekitar 100 site atau informasi tentang surat kabar. Nah, 100 site itu biasa disebut 100 hits. www.pcmag.com
Unique visitor adalah data statistic yang menggambarkan mengenai berapa banyak jumlah pengunjung pada suatu website yang di hasilkan di “Average Sessions Per Unique Visitor”, data ini memberitahukan publisher berapa kali site mereka didatangi oleh para pengunjung website.
http://en.wikipedia.org/wiki/Unique_visi…
3. Analisis pageviews detikfinance.com dan detikhot.com
Dalam Alexa, detikhot.com mempunyai grafik yang lebih tinggi dalam persentase pageview per hari dibandingkan detikfinance.com.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan topik yang diangkat. Dalam detikfinance.com, topik yang diangkat dibagi menjadi ekonomi, moneter, bursa dan valas, sosok, dan konsultasi. Topik-topik ini merupakan berita yang dibuat secara khusus mengenai berita-berita finance atau mengenai berita-berita keuangan (finansial), sehingga berita yang disajikan menjadi lebih berbobot atau berat. Contoh: dalam detikfinance.com pada tanggal 14 Maret, dalam bagian konsultasi, membahas mengenai perencanaan keuangan dalam merintis bisnis rumah kos. Sedangkan dalam detikhot.com yang menjadi pembahasan adalah mengenai berita-berita umum atau sosial yang sedang menjadi tren perbincangan. Detikhot.com sendiri terbagi atas beberapa topik seperti, hoTmainment, hotStyle, hotMobile, Love, Sex, & Life, dll. Contoh: pada edisi detikhot.com pada tanggal 14 Maret, dibahas mengenai film yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat yaitu film Ayat-Ayat Cinta. Topik-topik tersebut dianggap lebih ringan karena gampang dicerna di semua kalangan masyarakat.
Secara umum, perbedaan topik yang dibahas akan menyebabkan perbedaan sekmentasi di antara keduanya. Kalau dalam detikfinance.com, yang menjadi sasaran adalah orang-orang yang mempunyai ketertarikan di bidang finansial, atau yang beranggapan bahwa berita-berita mengenai isu-isu finansial tersebut dapat memberikan pengaruh dalam bisnis atau usahanya. Sehingga, segementasi pasarnya tidak seluas segementasi detik.hot. Detik.hot menawarkan informasi-informasi yang bersifat umum dalam arti dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat karena beritanya yang ringan dan menghibur, sehingga masyarakat dari semua kalangan dapat menginterpretasikan informasi-informasi yang ada tanpa harus benar-benar mencernanya.
http://www.alexa.com/
http://detikfinance.com/
http://detikhot.com/
4. Pertimbangan pemilihan SimCard
Di jaman moderen ini, alat bantu komunikasi seperti Handphone dianggap sebagai barang yang sangat biasa. Berbagai macam Handphone ditawarkan, sehingga mengakibatkan lahirnya berbagai macam fasilitas yang mendorong makin diterimanya Handphone di kalangan masyarakat. Fasilitas tersebut mencakup lahirnya banyak kartu SIM Card dari berbagai operator.
Berbagai macam fitur sim card dibuat semenarik mungkin untuk tetap unggul di masyarakat. Berikut ini adalah beberapa alasan pemilihan sim card:
1. keunggulan di bidang sinyal
sinyal yang kuat tentunya yang dicari oleh masyarakat. Sinyal yang kuat disini berarti dimanapun kapanpun handphone dapat mempunyai sinyal sehingga mudah dihubungi.
2. berbagai hadiah yang ditawarkan
hadiah yang ditawarkan biasanya berupa poin tambahan dalam menelpon. Contoh: dalm bentuk bonus lamanya telpon
3. harga yang murah
seiring dengan perkembangan jaman, sim card berlomba-lomba untuk memberikan harga yang murah. Contoh: dalam salah satu
4. daerah lingkupan
5. layanan tambahan
6. lingkungan
7. entertaiment
Perilaku konsumen dalam memilih sim card selalu mempertimbangkan banyak hal, seperti harga murah ketika beli, harga pulsa murah dan penggunaan pulsamketika mengirim sms, menelpon, mengakses internet, mengirim email, gambar lewat handphone yang tidak mengalami gangguan sinyal ketika konsumen berada di daerah yang mungkin ghanya dijangkau oleh provider terntentu.Itulah beberapa pertimbangan para konsumen ketika mereka memilih kartu sim card yang akan digunakan.
Sumber: http://www.blogger.com/feeds/74250038333…
Nama Kelompok :
1. Stephanie BS (04120060040)
2. Janes Christina (04120060041)
3. Nora Setiawan (04120060101)
Nama blog :
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Maret 8th, 2008 by janeschristina
Pageviews atau Page impression adalah pemintaan untuk membuka halaman dari site internet. Disemua penjuru dunia kalau kita mau akses informasi atau membuka halaman dari website tertentu maka kita harus mengklik link dari html nya untuk menjawab semua kebutuhan kita akan informasi itu. http://en.wikipedia.org/wiki/Page_view
Pageviews berbeda dengan Hits, Hits itu adalah banyaknya data yang keluar sesuai dengan kondisi atau permintaan yang kita akses. Contoh, saat kita membuka google, lalu kita memasukan keyword ‘surat kabar’ lalu keluar sekitar 100 site atau informasi tentang surat kabar. Nah, 100 site itu biasa disebut 100 hits. www.pcmag.com
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Februari 29th, 2008 by janeschristina
Pageviews atau Page impression adalah pemintaan untuk membuka halaman dari site internet. Disemua penjuru dunia kalau kita mau akses informasi atau membuka halaman dari website tertentu maka kita harus mengklik link dari html nya untuk menjawab semua kebutuhan kita akan informasi itu. http://en.wikipedia.org/wiki/Page_view Read the rest of this entry »
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Februari 22nd, 2008 by janeschristina

Ibarat sakit perut, waktu nongkrong di wc dan menikmati saat-saat nikmat berkhayal bebas, pasti sakit perutnya sedikit menyusut. Begitupun bagi anak-anak UPH, ibarat kepala sudah terisi bom nuklir yang bentar lagi mau meledak ditambah dengan otak kanan yang membengkak, waktu nongkrong sambil ngopi-ngopi bareng gang, setidaknya bom waktunya sedikit tertunda. Mungkin itulah yang membuat tempat nongkrong di sekitar kampus UPH jadi laris manis tanjung kimpul di jam-jam stres mahasiswa. tapi, ngejamin otaknya jadi normal sehabis nongkrong?
Bagi sebagian besar penikmat waktu senggang, nongkrong bareng teman-teman seperjuangan pasti menjadi hal yang indah untuk di nikmati. Bagaimana dengan para mahasiswa UPH? Begitu berartikah saat-saat indah nongkrong bareng gang di beberapa tempat hangout? Pastinya begitu. Salah satu cara yang diambil untuk menyamarkan deadline tugas-tugas atau quiz yang sedikit menyebalkan itu, nongkrong di beberapa tempat sambil kongko-kongko dan ngopi-ngopi adalah pilihan yang jitu.
Di sekitar kampus tercinta, UPH, ada banyak tempat nongkrong yang tidak terisolir bagi siapapun, artinya, banyak yang bisa kesana untuk menghabiskan waktu luang. Salah satu tepat yang paling eksklusif bagi mahasiswa UPH adalah FoodCourt Junction. Ya, familiar bukan? Bagi Rony (Pangan 2007) makan di FJ adalah pilihat tepat disaat waktu istirahat menjepit. Jadi diwaktu senggang Rony memilih untuk nongkrong di FJ bareng temen seperjuangannya. ”jadi abis kelar makan kan bisa langsung cabs ke kelas bareng, dan lumayan juga bisa sambil ngilangin stress, ketawa-ketiwi skalian kongko-kongko” Read the rest of this entry »
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Februari 22nd, 2008 by janeschristina

Ibarat sakit perut, waktu nongkrong di wc dan menikmati saat-saat nikmat berkhayal bebas, pasti sakit perutnya sedikit menyusut. Begitupun bagi anak-anak UPH, ibarat kepala sudah terisi bom nuklir yang bentar lagi mau meledak ditambah dengan otak kanan yang membengkak, waktu nongkrong sambil ngopi-ngopi bareng gang, setidaknya bom waktunya sedikit tertunda. Mungkin itulah yang membuat tempat nongkrong di sekitar kampus UPH jadi laris manis tanjung kimpul di jam-jam stres mahasiswa. tapi, ngejamin otaknya jadi normal sehabis nongkrong?
Bagi sebagian besar penikmat waktu senggang, nongkrong bareng teman-teman seperjuangan pasti menjadi hal yang indah untuk di nikmati. Bagaimana dengan para mahasiswa UPH? Begitu berartikah saat-saat indah nongkrong bareng gang di beberapa tempat hangout? Pastinya begitu. Salah satu cara yang diambil untuk menyamarkan deadline tugas-tugas atau quiz yang sedikit menyebalkan itu, nongkrong di beberapa tempat sambil kongko-kongko dan ngopi-ngopi adalah pilihan yang jitu.
Di sekitar kampus tercinta, UPH, ada banyak tempat nongkrong yang tidak terisolir bagi siapapun, artinya, banyak yang bisa kesana untuk menghabiskan waktu luang. Salah satu tepat yang paling eksklusif bagi mahasiswa UPH adalah FoodCourt Junction. Ya, familiar bukan? Bagi Rony (Pangan 2007) makan di FJ adalah pilihat tepat disaat waktu istirahat menjepit. Jadi diwaktu senggang Rony memilih untuk nongkrong di FJ bareng temen seperjuangannya. ”jadi abis kelar makan kan bisa langsung cabs ke kelas bareng, dan lumayan juga bisa sambil ngilangin stress, ketawa-ketiwi skalian kongko-kongko”
Bagi Hanny (arsitek 2007) nongkrong di Food mart atau biasa di sebut Macil dulunya, lebih nyantai dan bebas. ”selain bisa nyarap kecil-kecilan, gue juga bisa ngerokok buat bisa nafas tiap pagi”. Bagi Hany, nongkrong di Food mart tidak menjadi kegiatan rutin, tapi setidaknya saat bareng pacarnya dan rokok tercinta, stress nya bisa terlupakan sejenak walau sehabis itu harus berjuang lagi.
Tapi lain lagi bagi Valen dan Melissa (IMC 2005), mereka lebih memilih Benton Junction sebagai tempat perteduhan mereka, selain bisa bebas merokok, mereka juga ngerjain tugas bareng, dan ngobrolin banyak hal. Tapi masalahnya, bagi mereka, ”kalau disana sambil ngerjain tugas ya tambah stress, mau ngga mau”. Jadi bisa dikatakan ga selalu nongkrong itu untuk membuang penat yang nimbun di otak hilang, tapi bisa juga sebagai saat menjalankan stress bersama.
Yang jelas, waktu dan keperluan masing-masinglah yang membuat nongkrong itu menjadi menyenangkan atau bahkan menambah sampah di otak. Tidak selalu dengan nongkrong di berbagai tempat, stress itu jadi menyusut, tapi bukan berarti nongkrong itu tidak berguna. Nongkrong adalah bagian dari beristirahat, setidaknya, semenit, dua menit, bisa jadi sangat berarti bagi penganut stress abadi.
Anggota kelompok :
1. Stephanie BS (04120060040)
2. Janes Christina (04120060041)
3. Nora Setiawan (04120060101)
Blog : www.janeschristina.blogspot.com
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Februari 8th, 2008 by janeschristina
“Waktu pulang sekolah, ada mucikari yang nawarin cewek masih muda, yahh.. buat “SP” aja 10-50 ribu, klo permainan full paling 100 ribu-an.. nah.. itu yang bikin dia positif HIV AIDS.”
Itulah ungkapan Oksa (IMC-2006) waktu dia masih berteman dekat dengan ‘M’ semasa SMA. Nganterin pergi jajan di luar udah jadi kebiasaan Oksa. Persahabatan mereka masih berjalan sampai sekarang. M adalah seorang pemain basket yang sangat menggeluti bidangnya. Dia sangat berbakat, sampai-sampai ayahnya menganjurkan dia untuk fokus di basket dengan cara menjadi mamajernya, dan memberikan ijin untuk tidak perlu melanjutkan kuliahnya, bahkan tidak perlu menyelesaikan SMA nya. Begitu lelahnya ia setelah bermain basket, menyebabkan ia memiliki cara unik untuk melepas dahaga, yaitu ’jajan’. Oksa pun sudah sangat paham dengan kebiasaan temannya itu, bahkan Oksa tidak keberatan dengan kebiasaan si M. Berbagai tempat ‘jajan’ telah ditelusuri Oksa, M dan teman-temannya yang lain untuk’icip-icip’, namun pergaulan Oksa itu tidak mempengaruhinya untuk ‘bermain’. Dalam pergaulannya dengan si M, Oksapun memilih untuk bersikap netral, tidak men-judge ataupun mendukung.
Oksa mengetahui kebiasaan temannya itu (si M) sejak SMA kelas dua sampai akhirnya mendengar berita yang menggemparkan bahwa temannya itu positive. Sebagai seorang Athlete, si M rutin melakukan medical check-up sampai akhirnya ia tau bahwa ia berpenyakit Oksapun langsung tahu tragedi itu karena si M langsung menceritakannya pasa Oksa. Tak banyak reaksi yang mereka keluarkan, begitupun Oksa. Hanya suatu traumatik bagi M untuk ‘jajan’ lagi.
Sebagai sahabat yang baik, Oksa tahu apa yang harus ia lakukan. Pertemanan yang sudah terjalin bertahun-tahun membuat Oksa mengerti betul sifat M dan bagaimana menangani situasi ini. Bagi Oksa ini adalah suatu resiko yang harus di tanggung oleh M. Tak ada nasehat-nasehat yang terucap dari mulut Oksa, tak ada kata-kata support yang Oksa ucapkan untuk M, karena bagi Oksa, bila kata-kata itu terucap, justru akan menyinggung perasaan M. Maka, yang Oksa lakukan adalah menjaga pertemanan yang tidak berubah, tidak ada sikap-sikap dramatis yang Oksa tunjukkan, semua terasa biasa-biasa saja. Namun biar bagaimanapun, sikap hati-hati Oksa tetap ada, untuk mencegah penularan virus mematikan yang ada di tubuh M.
Mengetahui sahabatnya terjangkit HIV/AIDS memang tidak mudah bagi Oksa, tapi itu tidak membuatnya merubah pola persahabatan mereka. “Anggap saja tidak terjadi apa-apa, itu merupakan support yang nyata buat dia” ungkap Oksa menjalaskan bagaimana ia tetap hidup dan bersahabat dengan M. Alhasil, M pun jadi merasa biasa-biasa saja, tidak depresi, tidak stress, melainkan tetap gigih dan berjuang untuk menjadi yang terbaik di lapangan Basket.
Posted in cyber-journalism SIANG | No Comments »
Februari 8th, 2008 by janeschristina
Di jaman moderen ini, internet memberikan sarana yang mudah bagi konsumen untuk mendapatkan informasi-informasi karena sifatnya yang internasional, yang tak terbatas oleh waktu dan tempat. Topik informasi yang diberikan tidak memiliki batasan tertentu, seperti topik pornografi yang semakin mudah didapat.
Pornografi internet jumlahnya semakin besar dan disebarkan dengan berbagai tujuan, salah satunya pemasaran. Biaya yang murah dalam penyebaran data digital meningkatkan terbentuknya kalangan pribadi orang-orang dalam hal tukar-menukar pornografi dari para pengguna dan tidak lagi terbatas pada kelompok-kelompok tertentu. Read the rest of this entry »
Posted in cyber journalism PAGI | 1 Comment »